Tampilkan postingan dengan label Mujahid. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mujahid. Tampilkan semua postingan

Jumat, 26 Februari 2010

Cinta dan Harapan


Siapa kata cinta itu haram? tidak... Cinta itu tidak haram malah di dalam al Quran Allah s.w.t. berfirman... "maka nikahilah dengan wanita-wanita yang kamu cintai..."

Allah s.w.t menjadikan mata untuk melihat dan di manfaatkan untuk beribadah kepadaNya. Mata merupakan nikmat Allah yang sangat indah, kerana dari mata maka timbul cinta. Namun dari mata juga dapat timbulnya benci. Maka, Allah memerintahkan kita untuk menundukkan pandangan dari melihat hal-hal yang berbau maksiat kerana selepas mata maka pandangan itu akan turun ke hati. Jika kita melihat sesuatu yang buruk dan dosa maka akan busuk jugalah hati kita. Subhanallah... indahnya aturan yang telah Allah s.w.t tetapkan.

Begitu juga dengan tangan, kaki, mulut, telinga, lidah, hidung, kaki.... Semuanya ada fungsi yang Allah sediakan. Semua indra yang Allah berikan ini dapat mendorong kita untuk menghasilkan cinta. Namun cinta yang bagaimana?

Ingatkah kita pada sejarah Fatimah Az zahra' dan Ali bin Abi tholib. Begitu lama Fatimah menyimpan cintanya kepada Ali kerana ingin menjaga hatinya. Semua lamaran 3 khalifah besar dan sahabat terdekat ayahnya iaitu baginda Rasulullah s.a.w di tolak dan menunggu lamaran dari Ali, anak angkat ayahnya.

Dengan CINTA dan HARAP... Maka akhirnya cinta itu berbuah juga, Ali dengan gagahnya melamar Fatimah, puteri kesanyangan Rasulullah s.a.w. Begitu suci Fatimah menjaga cintanya sehingga membuatkan Ali karamullahu wajhah berani untuk maju melamar Fatimah.

Begitulah cinta yang di ajarkan Islam, Islam tidak sama sekali melarang cinta, namun islam melarang kita menodai cinta.

Lihatlah bagaimana Rasulullah mencintai isteri-isterinya... berhadapan dengan pelbagai kerenah dan sikap, apalagi cemburu yang kadang tidak terkendali. Namun, kerana akhlah Rasulullah yang mulia maka semua isterinya dapat baginda tangani dengan baik.

Masih adakah rijal seperti Rasulullah? Saat saya bertanya kepada teman saya, beliau menjawab, "yang sama persis seperti Rasulullah tidak ada... tetapi yang berusaha mencontohi Rasulullah, Insya Allah ada..."

Subhanallah... betapa indahnya cinta keranaMu...

Kamis, 10 Desember 2009

60 Ways to Keep Your Wife's Love Guaranteed



1. Make her secure and sakina, don't threaten her with divorce.
2. Give sincere salaams
3. Treat her gently – like a fragile vessel
4. Advise in private, at the best time, in the best way and atmosphere
5. Be generous with her
6. Warm the seat for her, you will warm her heart
7. Avoid anger, keep wudu at all times
8. Look good and smell great for your wife
9. Don’t be rigid or harsh-hearted or you will be broken
10. Be a good listener
11. Yes for flattery, No for arguing
12.Call your wife with the best names, cute nicknames, names she loves to hear
13. Utilize pleasant surprises
14. Preserve and guard the tongue
15. Expect, accept, and overlook her shortcomings
16. Give sincere compliments
17. Encourage her to keep good relations with her family
18. Speak about topics that interest her
19. Express to her relatives, how wonderful she is
20. Give each other gifts
21. Get rid of routine, surprise her
22. Have a good opinion of each other
23. Have good manners, overlook small things, don’t nitpick
24. Add a drop of patience, increase drops during pregnancy, menses
25. Expect and respect her jealously
26. Be humble
27. Sacrifice your happiness for hers
28. Help at home and with housework
29. Help her love your relatives, but don’t try to force her
30. Let her know that she is the ideal wife for you
31. Remember your wife in dua
32. Leave the past for Allah subhanahu wa ta ala, don’t dwell on, dig into, or bring it up.
33. Don’t act as if you are doing her a favor by working or providing, Allah is the Provider, the husband is the carrier of the sustenance to the family
34. Take shaytaan as your enemy, not your wife
35. Put food in your wife’s mouth
36. Treat your wife like she is the most precious pearl that you want to protect
37. Show her your smile
38. Don’t ignore the small things, deal with them before they become big
39. Avoid being harsh-hearted
40. Respect and show that you appreciate her thinking
41. Help her to find and build her inner strengths and skills
42. Respect that she might not be in mood for intimacy, stay within halal boundaries
43. Help her take care of the children
44. Give her gifts with your tongue, be an artist with your compliments
45. Sit down and eat meals together
46. Let her know that you will be traveling or returning from travel, give her sufficient notice
47. Don’t leave home in anger
48. Maintain the secrecy and privacy of the home
49. Encourage each other in ibaadat
50. Respect and fulfill her rights upon you
51. Live with her in kindness, goodness, fairness in good and bad times
52. Kiss your wife, foreplay, “Don’t jump on her like a bull”
53. Keep disputes between the two of you, don’t take it outside
54. Show care for her health and well-being
55. Remember you are not always right or perfect yourself
56. Share your happiness and sadness with her
57. Have mercy for her weaknesses
58. Be a firm support for her to lean on
59. Accept her as is, she is a package deal
60. Have a good intention for her

10 Tips on How to Be a Successful Husband


1. Dress up for your wife, look clean and smell good.When was the last time us men went shopping for designer pajamas? Just like the husband wants his wife to look nice for him, she also wants her husband to dress up for her too. Remember that Rasul Allah - sal Allahu alayhi wa sallam - would always start with Miswak when returning home and always loved the sweetest smells.

2. Use the cutest names for your wife. Rasul Allah - sal Allahu alayhi wa sallam - had nicknames for his wives, ones that they loved. Call your wife by the most beloved names to her, and avoid using names that hurt their feelings.

3. Don't treat her like a fly. We never think about a fly in our daily lives until it 'bugs' us. Similarly, a wife will do well all day - which brings no attention from the husband - until she does something to 'bug' him. Don't treat her like this; recognize all the good that she does and focus on that.

4. If you see wrong from your wife, try being silent and do not comment! This is one of the ways Rasul Allah - sal Allahu alayhi wa sallam - used when he would see something inappropriate from his wives - radi Allahu 'anhunn. It's a technique that few Muslim men have mastered.

5. Smile at your wife whenever you see her and embrace her often. Smiling is Sadaqah and your wife is not exempt from the Muslim Ummah. Imagine life with her constantly seeing you smiling. Remember also those Ahadith when Rasul Allah - sal Allahu alayhi wa sallam - would kiss his wife before leaving for Salah, even if he was fasting.

6. Thank her for all that she does for you. Then thank her again! Take for example a dinner at your house. She makes the food, cleans the home, and a dozen other tasks to prepare. And sometimes the only acknowledgement she receives is that there needed to be more salt in the soup. Don't let that be; thank her!

7. Ask her to write down the last ten things you did for her that made her happy. Then go and do them again. It may be hard to recognize what gives your wife pleasure. You don't have to play a guessing game, ask her and work on repeating those times in your life.

8. Don't belittle her desires. Comfort her. Sometimes the men may look down upon the requests of their wives. Rasul Allah - sal Allahu alayhi wa sallam set the example for us in an incident when Safiyyah - radi Allahu 'anha - was crying because, as she said, he had put her on a slow camel. He wiped her tears, comforted her, and brought her the camel.

9. Be humorous and Play games with your wife. Look at how Rasul Allah - sal Allahu alayhi wa sallam - would race his wife Aisha - radi Allahu 'anha - in the desert. When was the last time we did something like that?

10. Always remember the words of Allah's Messenger - sal Allahu alayhi wa sallam: "The best of you are those who treat their families the best. And I am the best amongst you to my family." Try to be the best!

In conclusion: Never forget to make Dua to Allah - azza wa jall - to make your marriage successful. And Allah ta'ala knows best !!

Reprinted from Islamway.com

Selasa, 01 Desember 2009

Kepada Calon Komanden

Aku berdoa untuk seorang lelaki, yang akan menjadi sebahagian daripada hidupku.

Seorang lelaki yang sungguh mencintai-MU lebih dari segala sesuatu.

Seorang lelaki yang akan meletakkanku pada kedudukan kedua di hatinya setelah Engkau.

Seorang lelaki yang hidup bukan untuk dirinya sendiri tetapi untuk-MU.

Seorang lelaki yang mempunyai sekeping hati yang sungguh mencintai dan dahaga akan Engkau dan memiliki keinginan untuk menauladani sifat-sifat agung-Mu.

Seorang lelaki yang mengetahui bagi siapa dan untuk apa dia hidup, sehingga hidupnya tidaklah sia-sia.

Seorang lelaki yang memiliki hati yang bijak bukan hanya sekadar otak yang cerdas.

Seorang lelaki yang tidak hanya mencintaiku tetapi juga menghormati aku.

Seorang lelaki yang tidak hanya memujaku tetapi dapat juga menasihati ketika aku berbuat salah.

Seorang lelaki yang mencintaiku bukan kerana rupaku tetapi kerana hatiku.

Seorang lelaki yang dapat menjadi sahabat terbaikku dalam tiap waktu dan situasi.

Seorang lelaki yang dapat membuatku berasa sebagai seorang kekasih ketika berada di sisinya.

Seorang lelaki yang memerlukan sokonganku sebagai peneguhnya.


Seorang lelaki yang memerlukan doaku untuk kehidupannya.

Seorang lelaki yang memerlukan senyumanku untuk mengatasi kesedihannya.

Seorang lelaki yang memerlukan diriku untuk membuat hidupnya menjadi sempurna.



Dan aku juga meminta...

Buatlah aku menjadi seorang wanita yang dapat membuat lelaki itu bangga.

Berikan aku sekeping hati yang sungguh mencintai-MU, sehingga aku dapat mencintainya dengan cinta-MU, bukan mencintainya dengan sekadar cintaku.

Berikanlah sifat-MU yang lembut sehingga keindahanku datang dari-MU bukan dari luar diriku.

Berilah aku tangan-MU sehingga aku selalu mampu berdoa untuknya.

Berikanlah aku penglihatan-MU sehingga aku dapat melihat banyak hal baik dalam dirinya dan bukan hal buruk saja.

Berikan aku mulut-MU yang penuh dengan kata-kata kebijaksanaan-MU dan pemberi semangat, sehingga aku dapat mendukungnya setiap hari, dan aku dapat tersenyum padanya setiap pagi.

Dan bilamana akhirnya kami akan bertemu, aku berharap kami berdua dapat mengatakaan, ''Betapa besarnya Engkau kerana telah memberikan kepadaku seseorang yang dapat membuat hidupku menjadi sempurna.''

Aku mengetahui bahawa Engkau menginginkan kami bertemu pada waktu yang tepat dan Engkau akan membuat segala sesuatunya indah pada waktu yang Kau tentukan.

ameen ya Rabb...

dari teman untuk Teman....

Selasa, 17 November 2009

Pelaminan Syurga...


Seandainya engkau tahu
Wahai kekasihku
aku bukanlah Sumayyah yang tangguh
merelakan anak, dan suami
mengejar kematian demi menghirup wewangian Firdausi

kerana,
aku hanyalah seorang isteri
yang butuhkan cinta dan kasih sayang
yang memerlukan didikan dan tarbiyah
darimu yang bergelar suami

tetapi,
ketika wanginya darah para syuhada dan
senandung cinta medan Jihad
membuatmu mabuk kepayang akan syurga
aku tidak lagi mampu menahan
keingananmu untuk meraih CintaNya

aku relakan cintaku tinggal disini
bersama permata-permata yang telah kau amanahkan
yang kelak akan kudidik
menjadi singa-singa yang gagah berani sepertimu
mengikuti jejak abinya yang tercinta

Engkau pergi dalam bentuk jasadi
Tetapi kau hidup dalam Ruh-ruh kami


"syukran ya Robb kerana kau memilihnya sebagai syuhada"

Besarnya cintamu padaNya
Pada DeenNya
Mengalahkan secuil kasih dan cintaku ini
Kau pergi mencari mahar

Buat meraih pelaminan syurga nan indah
Nantikan aku wahai mujahidku
Nantikan aku sebagai bidadarimu

Kerana
Wanginya kasturi Firdausi
Mula merasuki jiwaku


Based on the true story of Ummu bakr, as Syahid (Insya Allah) Jamal Manshur wife. One of the Mujaheed Palestine.

original by me

Rabu, 11 November 2009

Dimanakah Abi



dalam damai teratak sepi
menjelma pertanyaan menyingkap hati
bermainlah pilu sang isteri
membelai pipi permata suci

ummi dimanakah abi
bergetarlah bibir mencari
perlukah ku kisahkan apa yang terjadi
pada si kecil yang ingin mengerti
sayang abi kekasih ummi
pergi mencari cinta ilahi

tidurlah sayang....
dodoikan bersama zikir mendamaikan
bangunmu esok menjadi pejuang mujahid sepanjang zaman

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Syukran ala ziaroh... :)